Perubahan Perilaku Masyarakat, Kunci Utama Menekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

 

Sumber : Pixabay

Bandung (Insan Cita Jatinangor) – Statistikawan Universitas Padjadjaran, Yuyun Hidayat sudah beberapa kali merilis prediksi jangka pendek tentang pertumbuhan kasus Covid-19 di Indonesia dan semua terbukti akurat. Menurutnya, prediksi ini adalah tantangan bagi masyarakat untuk merubah perilaku agar pertumbuhan kasus dapat dikurangi.

Yuyun bersama tim, memprediksi total kasus covid-19 di Indonesia dari tanggal 1-7 November 2020 akan mencapai angka 432.339 sampai 483.365 kasus dan kasus aktif akan mencapai 54.333 sampai 94.727 kasus.

Dalam webinar dengan tajuk “2021, Apakah Covid-19 Akan Hilang?” yang diselenggarakan oleh Ketikunpad pada Kamis (29/10), Yuyun mengatakan bahwa Indonesia belum sampai pada puncak pandemi covid-19.

“Sampai saat ini kita belum meninggalkan gelombang pertama (pandemi covid-19)” ucap Yuyun.

Meski pemerintah mengatakan telah terjadi penurunan, terutama pada kasus harian dan mingguan, menurutnya belum ada indikasi penurunan yang signifikan dan menyeluruh.

Untuk mengetahui puncak penyebaran diperlukan perubahan sikap secara radikal oleh berbagai pihak, terutama masyarakat.

 “Anda satu-satunya yang dapat menyelamatkan diri Anda sendiri, bukan pemerintah, bukan siapa pun” tegasnya.

Saat ini Indonesia berada pada posisi kelima, negara dengan kasus positif covid-19 terbanyak di Asia. Menurut Yuyun, dengan pertumbuhan kasus yang masih belum menurun, beberapa waktu kedepan menurut Indonesia berpeluang menempati posisi kedua, menyusul Bangladesh dan Irak dalam peringkat itu.

Yuyun mengatakan, prediksi dan data statistik yang ada adalah cerminan perilaku masyarakat dan keberhasilan kebijakan penanganan yang dilakukan oleh pemerintah. Prediksi yang dibuat bukan bertujuan untuk menakut-nakuti.

Prediksi ini dibuat untuk memberikan peringatan kepada pemerintah agar dapat melakukan antisipasi, juga untuk masyarakat agar lebih sadar bahaya penyebaran covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan.

”Prediksi ini adalah  challange bagi masyarakat agar prediksi saya salah. Artiya (jika prediksinya salah) sudah ada perubahan habbit yang signifikan” ucapnya. (YFDU)

Posting Komentar

0 Komentar